Rezeki Itu BUKAN Dikejar

Rezeki Itu BUKAN Dikejar

Bismillah...

Bismillah. Tidak sebagaimana yang diyakini banyak orang, rezeki sesungguhnya justru mengejar kita, sebagaimana kematian mengejar kita. 

Rasulullah Shalallaahu Alaihi Wassalaam bersabda, “Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban). 

Bagaimana agar dikejar rezeki? Tentunya dengan ikhtiar hingga masta’thotum (semaksimum mungkin) memantaskan diri. Pantas dikejar kejar rezeki. 

Berupaya sungguh sungguh dengan berbagai cara dan jalan selama dalam koridor yang dibolehkan syariat. 

Yang barokah bukan sekedar yang banyak. 

Yang bermanfaat bagi orang bukan sekedar berlimpah bagi diri sendiri. 

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung“. [QS Al Jumu’ah/62 : 10].

Dan rezeki bukan hanya harta. Tapi seluruh kenikmatan dari Allah Ta’ala. 

Ada yang disempitkan rezekinya, tapi diberi keluarga sakinah mawadah warahmah. 

Ada yang dlsempitkan rezekinya tapi diberi ilmu yang luas dan bermanfaat bagi banyak orang. 

Perbanyak bersyukur dalam segala keadaan, perbanyak mengingat Allah. Dan pantaskan diri untuk dikejar rezeki. 

Allahu a’lam. Barakallah fiikum. 


@dewopakde

Komunitas Pengusaha Muslim 

Kajian Islamadina

===============================

Wallahu a'lam bishawab.

Silakan disebarluaskan tanpa mengubah isinya dan dengan tetap menyertakan sumber, semoga menjadi ladang amal kebaikan untuk kita. “Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya“. [HR Muslim, 3509].

Jazaakumullahu khairan.